7 Tempat Mustajab Berdoa di Makkah yang Perlu Diketahui Jamaah Haji dan Umrah
Arsip Digital • Mekah dan Madinah

7 Tempat Mustajab Berdoa di Makkah yang Perlu Diketahui Jamaah Haji dan Umrah

Aba Digital Library
Penulis Official Aba
Tahun 2026

Makkah Al-Mukarramah merupakan kota paling mulia di muka bumi. Di kota inilah berdiri Ka'bah, kiblat umat Islam sedunia, sekaligus tempat dilaksanakannya ibadah haji dan umrah. Setiap tahun, jutaan jamaah dari berbagai negara datang ke Tanah Suci dengan harapan memperoleh ampunan, rahmat, dan keberkahan dari Allah SWT.

Selain menjadi tempat pelaksanaan berbagai ibadah, Makkah juga memiliki beberapa lokasi yang dikenal sebagai tempat terbaik untuk memperbanyak doa. Meskipun setiap doa dapat dipanjatkan di mana saja, Rasulullah ﷺ memberikan tuntunan mengenai beberapa tempat yang memiliki keutamaan tersendiri. Oleh karena itu, jamaah dianjurkan memanfaatkan kesempatan selama berada di Makkah untuk memperbanyak doa, dzikir, dan istighfar.

Tempat Mustajab di Makkah

  1. Multazam

    Multazam adalah area di antara Hajar Aswad dan pintu Ka'bah. Tempat ini dikenal sebagai salah satu lokasi yang paling dianjurkan untuk berdoa ketika memungkinkan.

    Dari Abdullah bin Amr RA diriwayatkan bahwa beliau melihat Rasulullah ﷺ berdiri di Multazam sambil menempelkan dada, wajah, dan kedua tangannya pada Ka'bah.

    "Aku melihat Rasulullah ﷺ menempelkan dada, wajah, dan kedua telapak tangannya di Multazam." (HR. Abu Dawud, dinilai hasan oleh sebagian ulama)

    Imam Ibnu Taimiyah dan Imam An-Nawawi menjelaskan bahwa berdoa di Multazam termasuk amalan yang dianjurkan apabila keadaan memungkinkan dan tidak menyebabkan berdesakan atau menyakiti jamaah lain. Jika kondisi sangat padat, jamaah cukup berdoa dari tempat yang aman tanpa memaksakan diri.

  2. Di Depan Ka'bah Saat Tawaf

    Tawaf merupakan ibadah yang penuh keutamaan. Ketika mengelilingi Ka'bah, jamaah dianjurkan memperbanyak doa, dzikir, dan membaca Al-Qur'an.

    Rasulullah ﷺ bersabda: "Tawaf di Ka'bah itu seperti shalat, hanya saja kalian diperbolehkan berbicara di dalamnya." (HR. Tirmidzi No. 960)

    Tidak ada doa khusus yang diwajibkan pada setiap putaran tawaf, kecuali doa antara Rukun Yamani dan Hajar Aswad: "Rabbana atina fid-dunya hasanah wa fil-akhirati hasanah wa qina 'adzaban nar." (QS. Al-Baqarah: 201) Selain doa tersebut, jamaah boleh memanjatkan doa apa saja sesuai kebutuhan dan harapannya.

  3. Di Hijr Ismail

    Hijr Ismail adalah area berbentuk setengah lingkaran di samping Ka'bah. Tempat ini termasuk bagian dari Ka'bah sebagaimana dijelaskan oleh Rasulullah ﷺ kepada Aisyah RA.

    Beliau bersabda: "Sesungguhnya Hijr itu termasuk bagian dari Ka'bah." (HR. Bukhari No. 1584 dan Muslim No. 1333)

    Karena merupakan bagian dari Baitullah, banyak ulama menganjurkan memperbanyak shalat sunnah dan doa ketika memperoleh kesempatan untuk masuk ke dalam Hijr Ismail.

  4. Di Belakang Maqam Ibrahim

    Setelah selesai melaksanakan tawaf, jamaah disunnahkan melaksanakan shalat dua rakaat di belakang Maqam Ibrahim apabila memungkinkan.

    Allah SWT berfirman: "Jadikanlah sebagian Maqam Ibrahim sebagai tempat shalat." (QS. Al-Baqarah: 125)

    Setelah shalat sunnah tersebut, jamaah dianjurkan memperbanyak doa kepada Allah SWT karena sedang berada di salah satu tempat yang dimuliakan dalam syariat.

  5. Bukit Shafa dan Marwah

    Saat melaksanakan sa'i, Rasulullah ﷺ memperbanyak dzikir dan doa ketika berada di atas Bukit Shafa maupun Marwah.

    Dalam hadits Jabir RA disebutkan bahwa setiap kali berada di atas Shafa dan Marwah, Rasulullah ﷺ menghadap kiblat, bertakbir, bertahlil, memuji Allah, lalu berdoa dengan doa yang panjang dan mengulanginya sebanyak tiga kali. (HR. Muslim No. 1218)

    Karena itu, jamaah dianjurkan tidak terburu-buru ketika berada di kedua bukit tersebut agar dapat memperbanyak doa dan munajat kepada Allah SWT.

  6. Saat Meminum Air Zamzam

    Air Zamzam bukan hanya memiliki keberkahan, tetapi juga menjadi waktu yang sangat baik untuk berdoa.

    Rasulullah ﷺ bersabda: "Air Zamzam sesuai dengan niat orang yang meminumnya." (HR. Ibnu Majah No. 3062, dinilai hasan)

    Para ulama menjelaskan bahwa hadits ini menjadi dasar dianjurkannya berdoa ketika meminum air Zamzam. Salah satu doa yang masyhur berasal dari Abdullah bin Abbas RA: "Ya Allah, aku memohon kepada-Mu ilmu yang bermanfaat, rezeki yang luas, dan kesembuhan dari segala penyakit."

  7. Di Dalam Masjidil Haram

    Seluruh area Masjidil Haram merupakan tempat yang sangat mulia untuk memperbanyak ibadah dan doa. Selain pahala shalat yang dilipatgandakan, jamaah juga dianjurkan memanfaatkan waktu di masjid dengan membaca Al-Qur'an, berdzikir, beristighfar, dan memohon segala kebaikan kepada Allah SWT.

    Rasulullah ﷺ bersabda: "Shalat di Masjidil Haram lebih utama daripada seratus ribu shalat di masjid selainnya." (HR. Ahmad No. 14694, dinilai sahih oleh para ulama)

    Keutamaan ini menunjukkan betapa besarnya kemuliaan Masjidil Haram sebagai tempat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Makkah adalah kota yang penuh keberkahan dan menjadi tempat terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT. Selama berada di Tanah Suci, jamaah hendaknya memanfaatkan kesempatan untuk memperbanyak doa di tempat-tempat yang memiliki keutamaan berdasarkan Al-Qur'an dan sunnah, seperti Multazam, Hijr Ismail, Maqam Ibrahim, Bukit Shafa dan Marwah, saat meminum air Zamzam, maupun di dalam Masjidil Haram.

Yang tidak kalah penting, seorang muslim harus meyakini bahwa yang mengabulkan doa adalah Allah SWT, bukan tempatnya. Tempat-tempat tersebut hanyalah lokasi yang memiliki keutamaan dalam syariat, sedangkan terkabulnya doa tetap bergantung pada kehendak Allah, keikhlasan hati, dan kesungguhan seorang hamba dalam bermunajat kepada-Nya.

Komentar

Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

Login di Sini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!