CEO ABA Tour H. Asep Purnawirawan Hadiri Mukernas AMPHURI 2026 di Palembang, Dorong Penguatan Layanan Haji dan Umrah untuk Jemaah

ABA
Admin ABA Tour

Dokumentasi Ceo ABA Tour Menghadiri Ampuhri 2026 di Palembang (Dok By Ampuhri)

PALEMBANG — Founder sekaligus CEO PT. Alif Berkah Amanah Wisata (ABA Tour & Travel), H. Asep Purnawirawan, S.E., menghadiri Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) AMPHURI 2026 yang digelar di Hotel Novotel Palembang, Sumatera Selatan, pada 23–25 Juni 2026. Kehadiran H. Asep dalam forum Nasional tersebut bukan hanya sebagai pelaku industri perjalanan ibadah, tetapi juga dalam kapasitasnya sebagai Ketua Bidang Organisasi & Keanggotaan Dewan Pengurus Pusat (DPP) AMPHURI.

Mukernas AMPHURI 2026 menjadi salah satu agenda penting bagi ekosistem penyelenggaraan haji dan umrah nasional. Forum ini mempertemukan pengurus dan anggota Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia (AMPHURI) dari berbagai daerah untuk mengevaluasi penyelenggaraan ibadah haji dan umrah, menyusun program kerja organisasi, serta merumuskan langkah strategis menghadapi dinamika industri ke depan.

Mukernas Jadi Ruang Konsolidasi dan Arah Baru Industri

Dalam pelaksanaannya, Mukernas AMPHURI 2026 tidak hanya menjadi agenda internal organisasi, tetapi juga forum penting untuk membahas masa depan layanan haji dan umrah di Indonesia. Sejumlah isu strategis yang mengemuka di antaranya peningkatan kualitas pelayanan jemaah, efisiensi biaya penyelenggaraan ibadah, penguatan tata kelola travel resmi, hingga dorongan agar asosiasi dilibatkan dalam penyusunan regulasi turunan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji dan Umrah.

Ketua Umum DPP AMPHURI Firman M. Nur menegaskan pentingnya keterlibatan asosiasi dalam penyusunan kebijakan agar regulasi yang diterbitkan pemerintah tidak hanya berpihak pada kepentingan jemaah, tetapi juga mendukung terciptanya ekosistem usaha haji dan umrah yang sehat, amanah, dan berkelanjutan. Dalam forum tersebut, AMPHURI juga menyoroti pentingnya integritas penyelenggara perjalanan ibadah agar kasus-kasus travel bermasalah dapat dicegah sejak dini.

H. Asep Purnawirawan: Mukernas AMPHURI Adalah Momentum Untuk Memperkuat SInergi

H. Asep Purnawirawan, S.E. menyampaikan bahwa Mukernas AMPHURI 2026 menjadi momentum penting bagi para pelaku industri haji dan umrah untuk memperkuat sinergi, menyamakan visi, serta merespons berbagai perubahan regulasi dan tantangan layanan yang terus berkembang.

“Bagi kami, Mukernas AMPHURI bukan sekadar agenda organisasi, tetapi ruang strategis untuk mempertemukan gagasan, pengalaman, dan solusi demi kemajuan industri haji dan umrah di Indonesia. Di tengah dinamika regulasi, transformasi digital, dan meningkatnya tuntutan pelayanan jamaah, AMPHURI harus terus hadir sebagai rumah bersama bagi para penyelenggara resmi yang berkomitmen menjaga amanah dan profesionalisme,” ujar H. Asep Purnawirawan, S.E

Ia juga menegaskan, kehadirannya di Mukernas sebagai Founder dan CEO ABA Tour & Travel sekaligus Ketua Bidang Organisasi & Keanggotaan DPP AMPHURI merupakan bagian dari tanggung jawab untuk ikut mengawal arah organisasi agar semakin adaptif terhadap perubahan dan tetap berpihak pada kepentingan jamaah.

“Melalui forum ini, kami berharap lahir program-program kerja yang bukan hanya memperkuat internal organisasi, tetapi juga mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan, perlindungan jamaah, serta menciptakan ekosistem haji dan umrah yang sehat, aman, dan berkelanjutan. Pada akhirnya, semua ikhtiar ini bermuara pada satu tujuan, yakni menghadirkan layanan ibadah yang lebih baik bagi umat,” tambahnya.

Komitmen ABA Tour untuk Industri yang Amanah dan Profesional

Keikutsertaan H. Asep Purnawirawan dalam Mukernas AMPHURI 2026 menegaskan komitmen ABA Tour & Travel untuk terus hadir tidak hanya sebagai penyelenggara perjalanan ibadah, tetapi juga sebagai bagian dari upaya kolektif membangun industri haji dan umrah yang lebih profesional, amanah, dan berpihak pada jemaah.

Bagi ABA Tour, forum seperti Mukernas AMPHURI bukan sekadar agenda organisasi, melainkan ruang penting untuk memperkuat kolaborasi, menyatukan visi antarpenyelenggara, serta memastikan bahwa setiap kebijakan dan pembenahan yang dilakukan pada akhirnya bermuara pada satu tujuan utama: menghadirkan layanan ibadah ke Tanah Suci yang semakin aman, nyaman, transparan, dan berkualitas bagi masyarakat Indonesia.

Komentar

Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

Login di Sini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!