SUKABUMI – Menjelang keberangkatan program Umrah Tasbih 30 Agustus 2026, ABA Tour & Travel terus mempersiapkan para jemaahnya agar dapat menjalankan seluruh rangkaian ibadah di Tanah Suci dengan lebih nyaman, tertib, dan sesuai tuntunan.
Salah satu persiapan tersebut diwujudkan melalui kegiatan Manasik Umrah yang selesai digelar pada Sabtu, 8 Agustus 2026, bertempat di Kantor Pusat ABA Tour, Jalan Garuda No. 20, Baros, Sukabumi. Dalam kegiatan tersebut, Ustadz Agus Sukarya, S.Pd.I yang juga merupakan Tour Leader ABA Tour akan menjadi narasumber sekaligus memberikan pembekalan kepada jemaah program Umrah Tasbih.
Pembekalan Sebelum Berangkat ke Tanah Suci
Manasik menjadi salah satu bagian penting dalam persiapan perjalanan ibadah umrah. Melalui kegiatan ini, jemaah tidak hanya mendapatkan pemahaman mengenai tata cara pelaksanaan ibadah, tetapi juga berbagai persiapan praktis yang dibutuhkan selama berada di Arab Saudi.
Pembekalan tersebut menjadi semakin penting karena berdasarkan itinerary program, jemaah Umrah Tasbih ABA Tour dijadwalkan berangkat pada Minggu, 30 Agustus 2026 dengan rute Jakarta–Madinah. Jemaah dari Sukabumi dan sekitarnya akan terlebih dahulu berkumpul di Kantor Pusat ABA Tour sejak pukul 04.00 WIB sebelum menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Setibanya di Madinah, perjalanan dilanjutkan dengan menuju hotel, check-in, dan istirahat sebelum jemaah memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi. Pada hari berikutnya, jemaah juga dijadwalkan mengikuti city tour Madinah yang mencakup sejumlah lokasi bersejarah seperti Masjid Quba, kebun kurma, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain, serta kawasan Masjid Sab'a/Khondak.
Persiapan Ibadah hingga Perjalanan di Tanah Suci
Rangkaian program Umrah Tasbih ABA Tour dirancang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan umrah, tetapi juga memberikan kesempatan kepada jemaah untuk memperbanyak ibadah dan mengenal berbagai tempat bersejarah Islam.
Dalam itinerary, jemaah dijadwalkan melaksanakan umrah pertama setelah perjalanan dari Madinah menuju Makkah dengan mengambil miqat di Masjid Bir Ali. Selanjutnya, jemaah akan mendapatkan waktu untuk memperbanyak ibadah di Masjidil Haram dan mengikuti rangkaian city tour Makkah.
Program juga mencantumkan sejumlah kegiatan wajib selama berada di Madinah dan Makkah, di antaranya shalat Tahajud berjamaah dan doa bersama, kajian Islam sore, program Berkah Dhuha, ziarah Raudhah sesuai jadwal, serta kunjungan ke area Multazam dan Hijir Ismail apabila memungkinkan. Selain itu, terdapat program sedekah berjamaah serta wada Madinah dan wada Makkah.
Jemaah Juga Dibekali Persiapan Praktis
Selain materi ibadah, pembekalan juga diperlukan agar jemaah memahami berbagai kebutuhan selama perjalanan. Materi persiapan mencakup barang yang diperbolehkan dan tidak diperbolehkan dibawa, perlengkapan pribadi, obat-obatan yang diperlukan, hingga ketentuan membawa barang cair.
Dalam materi persiapan ABA Tour, jemaah diingatkan bahwa barang cair yang dibawa tidak boleh melebihi 100 ml untuk setiap barang dan harus ditempatkan dalam kantong plastik transparan yang dapat disegel kembali dengan kapasitas kurang dari satu liter per penumpang.
Jemaah juga mendapatkan panduan mengenai perlengkapan yang perlu disiapkan, termasuk pakaian ihram, pakaian ganti, perlengkapan mandi, sandal, masker, obat-obatan, vitamin, uang bekal, pakaian hangat, makanan ringan, hingga power bank dengan kapasitas maksimal 10.000 mAh sebagaimana tercantum dalam materi manasik.
ABA Tour Pastikan Jemaah Lebih Siap Sebelum Keberangkatan
Dengan adanya manasik ini, ABA Tour berharap seluruh jemaah Umrah Tasbih dapat memahami rangkaian perjalanan sejak keberangkatan dari Indonesia hingga kembali ke Tanah Air.
Bukan hanya memahami tata cara ibadah, jemaah juga diharapkan mengetahui itinerary perjalanan, aturan selama berada di Tanah Suci, persiapan barang bawaan, serta berbagai program yang telah disiapkan oleh tim ABA Tour.
Berdasarkan itinerary, program Umrah Tasbih berlangsung selama sembilan hari, dengan akomodasi di Qasr Ansar Golden Tulip Madinah dan Maysan Al Maqam Makkah. Penerbangan menggunakan Saudia Airlines, dengan keberangkatan dari Jakarta menuju Madinah pada 30 Agustus 2026 dan penerbangan kembali dari Jeddah menuju Jakarta pada 7 September 2026.
Dengan semakin dekatnya jadwal keberangkatan, kegiatan manasik menjadi momentum penting bagi para jemaah untuk mempersiapkan diri, baik secara ilmu, fisik, mental maupun perlengkapan, sehingga perjalanan menuju Baitullah dapat dijalani dengan lebih tenang dan khusyuk.
ABA Tour berkomitmen mendampingi jemaah sejak persiapan di Tanah Air hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, dengan harapan seluruh rangkaian perjalanan dapat berjalan lancar dan menjadi ibadah umrah yang mabrurah.
Komentar
Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar.
Login di SiniBelum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!