Waspada Penipuan! Kemenag Tegaskan Tidak Pernah Buka Pendaftaran Haji dan Umrah Gratis, Masyarakat Diminta Lebih Waspada

ABA
Admin ABA Tour

Poster klarifikasi HOAX Umrah & Haji Gratis KEMENAG (Dok By kemenag.go.id)

Sukabumi – Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap maraknya modus penipuan yang mengatasnamakan program haji dan umrah gratis. Baru-baru ini beredar sebuah tautan mencurigakan yang mengklaim membuka pendaftaran haji dan umrah gratis bagi 100 orang beruntung dengan menggunakan logo Kementerian Agama (Kemenag) serta foto Menteri Agama untuk meyakinkan calon korban.

Tautan tersebut mengarahkan masyarakat untuk mengisi formulir yang berisi data pribadi seperti nama lengkap, alamat, hingga nomor Telegram. Padahal, situs yang digunakan bukan merupakan domain resmi pemerintah sehingga patut dicurigai sebagai upaya pencurian data atau phishing.

Kementerian Agama Republik Indonesia memastikan bahwa informasi tersebut tidak benar atau hoaks. Pemerintah tidak pernah membuka program pendaftaran haji maupun umrah gratis sebagaimana yang beredar di media sosial dan berbagai aplikasi percakapan.

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kementerian Agama, Thobib Al Asyhar, menegaskan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang menjanjikan keberangkatan haji atau umrah secara cuma-cuma.

"Kemenag RI tidak pernah membuka pendaftaran haji gratis dengan syarat tertentu. Jika menemukan informasi serupa, abaikan dan laporkan," tegas Thobib Al Asyhar, Selasa (21/7/2026).

Layanan Haji dan Umrah Kini Berada di Bawah Kementerian Haji dan Umrah

Kementerian Agama juga mengingatkan bahwa sejak dibentuknya Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia, seluruh penyelenggaraan layanan haji dan umrah tidak lagi menjadi kewenangan Kementerian Agama.

Karena itu, setiap informasi yang mengatasnamakan Kementerian Agama terkait pembukaan pendaftaran haji maupun umrah, terlebih dengan iming-iming keberangkatan gratis, harus terlebih dahulu diverifikasi melalui kanal resmi pemerintah.

Masyarakat diminta tidak mudah tergiur dengan tawaran yang terdengar menguntungkan namun tidak memiliki dasar yang jelas.

Waspadai Modus Phishing yang Mencuri Data Pribadi

Selain menggunakan identitas pemerintah secara ilegal, tautan yang beredar juga meminta masyarakat memasukkan sejumlah data pribadi ke dalam formulir online.

Praktik seperti ini merupakan salah satu ciri phishing, yakni modus kejahatan siber yang bertujuan memperoleh data pribadi korban dengan menyamar sebagai layanan resmi.

Data yang berhasil dikumpulkan dapat disalahgunakan oleh pelaku untuk berbagai tindakan yang merugikan, mulai dari penipuan hingga penyalahgunaan identitas.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tidak sembarangan mengisi formulir yang berasal dari tautan tidak dikenal, apalagi jika menggunakan domain yang tidak resmi.

Selalu Gunakan Kanal Resmi Pemerintah

Kementerian Agama mengajak masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi informasi melalui kanal resmi pemerintah sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi yang diterima.

Informasi resmi mengenai layanan keagamaan dapat diperoleh melalui situs resmi Kementerian Agama, sedangkan informasi terkait penyelenggaraan haji dapat diakses melalui kanal resmi Kementerian Haji dan Umrah sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan meningkatkan literasi digital dan kehati-hatian, masyarakat diharapkan tidak menjadi korban berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan program ibadah ke Tanah Suci.

Pilih Travel Umrah Resmi dan Berizin

Di tengah maraknya berbagai modus penipuan yang mengatasnamakan haji maupun umrah, masyarakat juga diimbau untuk selalu memilih Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) yang memiliki izin resmi dari pemerintah. Salah satunya adalah ABA Tour, travel umrah dan haji khusus berizin resmi yang berkomitmen memberikan pelayanan profesional, transparan, dan sesuai regulasi. Sebelum mendaftar, pastikan selalu memverifikasi informasi melalui kanal resmi penyelenggara agar ibadah ke Tanah Suci dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan penuh ketenangan.

Komentar

Silakan login terlebih dahulu untuk memberikan komentar.

Login di Sini

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!