Operasional haji Indonesia 1447 H/2026 M terus berjalan intensif menjelang puncak ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Hingga hari ke-24 operasional, lebih dari 152 ribu jemaah Indonesia telah tiba di Arab Saudi dengan fokus layanan kini diarahkan pada persiapan fase puncak haji dan penguatan layanan kesehatan jemaah risiko tinggi.
Dilansir dari informasi operasional Kementerian Haji dan Umrah RI per 14 Mei 2026, sebanyak 152.724 jemaah haji Indonesia yang tergabung dalam 395 kelompok terbang (kloter) telah tiba di Arab Saudi.
Sebagian besar jemaah kini telah bergerak dari Madinah menuju Makkah untuk melaksanakan umrah wajib sekaligus mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji pada Juni 2026 mendatang.
Persiapan Tenda Arafah Sudah 90 Persen
Menjelang fase Armuzna, pemerintah memastikan kesiapan fasilitas jemaah terus dikebut, termasuk tenda dan sarana pendukung di Arafah.
Dilaporkan, kesiapan fasilitas di Arafah kini telah mencapai 90 persen, sebagai bagian dari upaya memberikan kenyamanan dan keamanan jemaah selama menjalani wukuf.
Fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina menjadi rangkaian paling penting sekaligus paling padat dalam pelaksanaan ibadah haji setiap tahunnya.
KKHI Fokus Tangani Jemaah Risiko Tinggi
Dari sisi kesehatan, Klinik Kesehatan Haji Indonesia atau KKHI terus memperkuat kesiapan layanan medis.
Hal ini karena sekitar 37 persen jemaah Indonesia masuk kategori risiko tinggi, baik karena faktor usia maupun penyakit penyerta (komorbid).
Petugas kesehatan diimbau aktif melakukan pemantauan agar kondisi jemaah tetap stabil menjelang puncak ibadah haji yang membutuhkan stamina ekstra.
Jadwal Pemulangan Jemaah Mulai Juni 2026
Pemerintah juga mulai menyiapkan proses pemulangan jemaah ke Tanah Air.
Untuk gelombang pertama, jadwal kepulangan direncanakan berlangsung pada:
1–15 Juni 2026
Sedangkan gelombang kedua dijadwalkan:
7–30 Juni 2026
Biaya Haji 2026 Resmi Rp87,4 Juta
Di tengah peningkatan layanan dan persiapan besar musim haji tahun ini, pemerintah menetapkan biaya haji 2026 sebesar Rp87,4 juta per jemaah.
Angka tersebut mencakup berbagai layanan utama seperti transportasi, akomodasi, konsumsi, layanan kesehatan, hingga operasional petugas di Tanah Suci.
Puncak Haji 2026 Semakin Dekat
Dengan jumlah jemaah yang terus bertambah di Tanah Suci, pemerintah mengimbau seluruh jemaah menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas berat, serta mengikuti arahan petugas demi kelancaran ibadah.
Bersama ABA Tour, Ibadah Lebih Tenang dan Terarah
Sebagai travel haji dan umroh terpercaya, ABA Tour terus berkomitmen memberikan pendampingan ibadah yang aman, nyaman, dan sesuai prosedur resmi pemerintah.
Bersama ABA Tour, perjalanan ibadah Anda lebih terarah dengan pelayanan profesional, pembimbing berpengalaman, dan pendampingan penuh sejak keberangkatan hingga kembali ke Tanah Air.